3 Alasan Mengapa Pengguna Apple Harus Mulai Berfikir Tentang Keamanan

Apple telah di hormati selama beberapa tahun karena menciptakan salah satu platform paling aman yang pernah ada. System Mac telah dimanfaatkan untuk bagian yang leibh baik selama satu dekade dari kurangnya perhatian yang mereka dapat dari hacker, namun itu mulai berubah karena abad 21 bergerak sangat cepat. Perusahaan seperti Symantec dan FireEye menunjukan kekhawatiran perihal kondisi malware pada System apple, khususnya bagi mereka yang menggunakan perangkat mobile yang menjalankan OS.

Setelah melihat laporan ini, saya merasa penting untuk mendiskripsikan beberapa alsan mengapa siapapun yang menggunakan produk Apple harus menjadi lebih sadar dengan keamanan.

  1. Kepuasan dapat membuat Anda mati rasa

Karena Anda menggunakan sebuah sistem yang di akui sangat aman, Anda mungkin memiliki kesan bahwa Anda tidak perlu untuk se-waspada seperti, katakanlah, pengguna Android ketika mendownload software-software baru. Jangan salah : Anda masih punya asalan bahwa Anda secara relatif aman dibandingkan orang yang menggunakan OS lain.

Apa yang saya katakan disini adalah, Anda harus tetap mempertahankan tingkat kewaspadaan yang dapat diterima ketika menggunakan segala produk, tidak peduli seberapa aman itu. Setiap sistem rentan terhadap sesuatu dalam beberapa situasi (Macs rentan terhadap infeksi malware meskipun sangat sulit menciptakan kondisi tersebut). Tetap waspada adalah satu nasihat yang baik.

  1. Hacker Ingin Uang

Apple Pay diluncurkan pada tahun 2014, membuatnya mungkin untuk user melakukan transaksi dari ponsel mereka seperti halnya mereka lakukan dengan terminal contactless, menghilangan keperluan untuk membawa debit card. Membeli melalui ponsel mungkin sangat nyaman, namun hal ini juga memberikan hacker insentif keuangan langsung untuk menciptakan aplikasi yang akan masuk ke ponsel Anda dan mencuri informasi yang terdapat didalamnya.

Sebagai lawan dari dompet fisik, Anda dapat mengisntall aplikasi mencurigakan di ponsel Anda. Ya, sistem store Apple mencegah aplikasi seperti itu untuk muncul, namun Anda bsa yakin bahwa hacker akan cukup termotivasi untuk memainkannya ketika mereka menyadari ada keuntungan finansial besar yang terlibat dalam melakukannya (khususnya dalam basis user yang puas terhadap keamanannya)

  1. Kepopuleran iOS Membuat Anda Menjadi Target

Semua argumen diatas hanyalah kata pembuka dari banyak poin yang lebih besar : Kendati kepopuleran iOS menurun, namun masi tetap mempertahankan memegang lebih dari sepertiga pasar smartphone. Membuat sesuatu yang dapat menginfeksi ponseloponsel dalam kolam berisi sepertiga pengguna pasar smartphone tersebut membuat motivasi yang besar bagai para hacker. Setidaknya, hal ini lebih mungkin bagi seseorang untuk ingain menginfeksi iOS dibanding mereka yang menjalankan Windows Phone (yang hanya memiliki kontrol diatas 2 persen pasar smartphon)

Pada akhirnya, tidak ada suplai pendek dari hacker yang giat akan mengambil tantangan tersebut jika itu akan memberikan reward berupa kemampuan untuk menyedot uang dari ponsel orang-orang yang mengisntall software mereka. Gagasan ini terdengar sangat menarik bagi hacker yang termotivasi dan tidak perlu ditanya lagi mereka akan membuat usaha tanpa kompromi untuk menjadikannya menjadi realita.

Untuk mencegah hal in terjadi, Anda akan perlu untuk mulai membuat beberapa upaya yang perlu Anda lakukan untuk tetap aman, dan lihat dengan dekat ijin apa yang di request aplikasi sebelum Anda menginstallnya. Jangan mengisntall apapun dari sumber yang tidak dipercaya atau tidak diketahui yang ingin mengakses banyak hal yang sebenarnya tidak diperlukan bagi aplikasi tersebut.

Semoga bermanfaat !

About Bahtiar 748 Articles
Bahtiar adalah seorang blogger dan admin TeknoSpots . Dia merupakan salah satu kontributor terbaik di website Tekno Gadget yang menulis banyak artikel mengenai tips dan trik seputar teknologi informasi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*