Install dan Tweaking/Optimasi Database MySQL di VPS CentOS

Install dan konfigurasi MySQl Server

Install dan konfigurasi Nginx web server sudah selesai, install dan tweaking PHP-FPM sudah, sekarang waktunya untuk install dan tweaking database MySQL. Jika ingin mengetahui lebih lanjut mengenai MySQL bisa baca referensi di sini http://id.wikipedia.org/wiki/MySQL

Install dan konfigurasi MySQl Server

Kalau ditanya kenapa harus MySQL dan mengapa tidak memilih yang lain? Jawaban pertama karena MySQL gratis. Bukankah ada banyak database selain MySQL dan gratis juga? Jawaban kedua karena MySQL kompatibel dengan WordPress. Alasan lainnya? Sepertinya tidak perlu dibahas karena di sini yang akan dibahas adalah teknik oprimasi MySQL server yang dikombinasikan dengan PHP-FPM dan Nginx Web Server.

1) Step by Step install MySQL di VPS CentOS.

Saya anggap anda sudah login ke VPS menggunakan user root. Ikuti petunjuk berikut ini:

#yum --enablerepo=remi install mysql-server
#service mysqld start
#/usr/bin/mysql_secure_installation
#service mysqld restart

Keterangan:

  • Karena sebelumnya saat menginstall PHP-FPM menggunakan repository dari REMI, sebaiknya saat install MySQL kita juga menggunakan REMI repository ketika install MySQL Server.
  • Ketik huruf Y dan diikuti tombol Enter jika ditanya apakah ingin melanjutkan install. Tunggu sampai proses selesai.
  • Setelah itu coba jalankan service MySQL dengan perintah service mysqld start.
    MySQL Service Start
  • Karena ini awal build MySQL ada baiknya anda setting password untuk root dari MySQL dengan menjalankan perintah /usr/bin/mysql_secure_installation yang diikuti tombol enter.
  • Jika ditanya Enter current password langsung tekan tombol Enter karena kita memang belum pernah memasukkan password.
  • Set root password pilih Yes.
  • Masukkan password baru dan ulangi pada bagian Re-enter New Password.
  • Remove anonymous user, pilih Yes.
    MySQL User Installation
  • Disallow login remotely pilih Yes.
  • Remove test databases, pipih Yes.
  • Reload privilege tables now, pilih Yes.
  • Pastikan MySQL berjalan sempurna dengan cara restart MySQL dengan perintah service mysqld restart.

2) Check Penggunaan MySQL dan Kombinasi dengan PHP

Selesai sudah, proses install MySQL Server berjalan sempurna. Jika ingin memonitor penggunakan resource dari MySQL anda bisa menggunakan perintah htop, seperti ketika memonitor proses dari Nginx dan PHP-FPM.

HTOP MySQL

Jika ingin mengetahui apakah apkah MySQL sudah terintegrasi dengan PHP, buat satu script file php seperti ketika anda mengecek PHP-FPM. Kodenya di bawah ini. Lanjutkan dengan akses ke web browser dan lihat apakah MySQL sudah ter-include di web browser.

MySQL Web Browser

Kode script PHP untuk cek MySQL dan yang lainnya.

<?php
phpinfo();
?>

3) Optimasi MySQL Server.

Selanjutnya ke proses optimasi MySQL Server. Kita bisa memaksimalkan kinerja MySQL yang tentunya disesuaikan dengan database yang kita miliki.

#mv /etc/my.cnf /etc/my-original.cnf
#cp /usr/share/mysql/my-small.cnf /etc/my.cnf
#nano /etc/my.cnf
#service mysqld restart

Keterangan:

  • Backup file konfigurasi asli dari MySQL.
  • Copy file konfigurasi Small MySQL sebagai default dari konfigurasi MySQL. Ingat, yang ini sesuaikan dengan kebutuhan server anda. Jika kebutuhan database anda lebih besar, anda bisa menggunakan pilihan konfigurasi lain yaitu /usr/share/mysql/my-medium.cnf, /usr/share/mysql/my-large.cnf, /usr/share/mysql/my-huge.cnf dan pilihan lainnya. Jika ingin test, cobalah satu persatu sesuai dengan kebutuhan anda.
  • Setelah memilih konfigurasi yang sesuai, edit file /etc/my.cnf dan (Optional) gunakan tipe myisam sebagai default database dan skip bagian inodb di bagian [mysqld]. Lebih jelas lihat contih dibawah ini dan lihat screenshot jika ingin lebih detail.
  • Restart MySQL anda.

Kode untuk /etc/my.cnf bisa menggunakan seperti ini. Untuk bagian lain biarkan default saja.

# The MySQL server
[mysqld]
port		= 3306
socket		= /var/lib/mysql/mysql.sock
skip-external-locking
key_buffer_size = 16K
max_allowed_packet = 1M
table_open_cache = 4
sort_buffer_size = 64K
read_buffer_size = 256K
read_rnd_buffer_size = 256K
net_buffer_length = 2K
thread_stack = 128K

default-storage-engine = myisam
skip-innodb

skip-networking
server-id	= 1

Screen shot bisa dilihat pada gambar di bawah ini:

Konfigurasi dan optimasi MySQL Server pada Linux

Sekarang anda sudah mempunyai MySQL server yang sudah dioptimasi. Dengan begini, hanya tinggal setring CMS agar server bisa segera digunakan. Semoga artikel cara install dan optimasi MySQL server di VPS CentOS Linux ini bermanfaat untuk anda.

Jika anda menemui masalah dengan MySQL Server pada Linux, jangan ragu untuk berdiskusi bersama kami. Jika kami bisa, kami selalu siap untuk membantu mencarikan solusi bagi masalah anda.

About Ahmad Sukses 83 Articles
Seorang blogger baru yang mendedikasikan dirinya untuk fokus pada penyusunan artikel dengan tema teknologi, yang juga memiliki beberapa blog pribadi. Tujuan hidupnya adalah bisa memberikan manfaat bagi orang lain, terutama orang yang dicintai dan dikasihi. Motto hidupnya adalah 'Everyday try to make better in my life!'.

2 Comments on Install dan Tweaking/Optimasi Database MySQL di VPS CentOS

  1. maaf mau nanya,,saya punya server VPS CENTOS kalo untuk remote mysql apakah bisa,,selama ini saya remote menggunakan putty, apakah bisa dengan tanpa putty langsung meangakses database MYSQL yang ada di vps

    • @erwan: Bisa saja asal ada aplikasi MySQL Client dan di settingan MySQL nya diizinkan akses remote ke MySQL (Yang ini paling penting). Kalau akses via remove dinonaktifkan, ya hanya bisa diakses via localhost (Dalam hal ini menggunakan Putty).

      Untuk settingan MySQL remote di file /etc/my.cnf dan hilangkan opsi skip-networking

      Semoga bisa membantu dan terima kasih banyak sudah berkunjung ke sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*