Dasar Peritah Cron untuk Memanggil Fungsi MySQL

Jadwal MySQL meggunakan Crontab di Linux dedicated Server dan VPS

Bagi yang terbiasa mengelola website, ada kalanya anda ingin melakukan eksekusi perintah MySQL secara terjadwal sehingga anda tidak perlu lagi melakukan perintah-perintah tersebut secara manual. Perintah-perintah ini biasanya seputar pemeliharaan dan pengecekan table MySQL, auto backup table dan database MySQL dan masih banyak lagi.

Jadwal MySQL meggunakan Crontab di Linux dedicated Server dan VPS

Untuk melakukan editing cron, kita bisa menggunakannya dengan perintah crontab -e, yang akan membawa kita ke teks editor dari cron. Secara default, teks editor yang digunakan adalah vi. Jika terbiasa menggunakan vi dan lebih suka menggunakan nano, anda bisa merubah default editor crontab menjadi nano dengan mengikuti petunjuk di sini, merubah editor crontab dengan nano.

Sebagai contoh, kita asumsikan saja kita akan melakukan optimasi table MySQL setiap hari pada pukul 05:09 pagi dengan menggunakan perintah mysqlcheck.

Jika pada saat menggunakan command line kita mengunakan perintah berikut ini:

59 03 * * * mysqlcheck -o -A

Maka pada saat melakukan penjadwalan di LInux VPS, kita akan melakukan editing pada crontab editor dengan menambahan baris berikut ini:

09 05 * * * mysqlcheck -o -A

Perintah di atas berati kita akan melakukan pengecekan dan optimasi table setiap hari pada pukul 05:09 yang menggunakan perintah mysqlcheck -o -A

Contoh lainnya. Jika kita ingin melakukan backup database MySQL dengan detail:

Nama database = db_name
User database = db_user
Pass database = db_pass
Nama file hasil SQL = db_backup.sql
Folder tempat menyimpan file backup = /home/user/backup/mysql

Maka perintah yang bisa dogunakan dalam crontab adalah:

39 23 * * * mysqldump -u db_name -pdb_pass db_name > /home/user/backup/mysql/db_backup.sql

Jika diartikan, perintah di atas akan menginstruksikan agar system Linux melakukan backup database db_name setiap hari pada pukul 23:39 dengan output file db_backup.sql yang berada di folder /home/user/backup/mysql

FAQ

Q) Perintah di atas kan selalu melakukan backup dengan nama db_backup.sql, artinya kalau dilakukan setiap hari kan file lama/sebelumnya dari backup kan bisa tertimpa? Apakah otomatis di replace?
A) Tidak akan. Secara default, jika Linux menemukan file yang sama maka file akan ditambahan angka di belakangnya, yang akan menghasilkan file dengan nama db_backup.sql.1 db_backup.sql.2 db_backup.sql.3 dan seterusnya.

Q) Kalau seperti itu apakah bisa jika kita menggunakan tanggal sebagai nama file? Semial db_backup.sql-2013-03-17, db_backup.sql-2013-03-28, db_backup.sql-2013-04-05 dan seterusnya sehingga terlihat lebih mudah.
A) Secara teori bisa. Secara prakteknya, mohon maaf, saya sendiri baru belajar Linux dan belum ketemu perintah yang seperti itu (sekarang masih dalam tahap menacri referensi). Jika sudah ketemu, artikel ini akan saya update lagi.

Semoga artikel singkat ini bisa bermanfaat untuk anda. Kritik dan saran yang membangun selalu saya harapkan demi terciptanya blog ini yang lebih baik.

About Ahmad Sukses 83 Articles
Seorang blogger baru yang mendedikasikan dirinya untuk fokus pada penyusunan artikel dengan tema teknologi, yang juga memiliki beberapa blog pribadi. Tujuan hidupnya adalah bisa memberikan manfaat bagi orang lain, terutama orang yang dicintai dan dikasihi. Motto hidupnya adalah 'Everyday try to make better in my life!'.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*