Untuk Memudahkan Pengunjung Baru, WikiLeaks Luncurkan Mesin Pencari

Masih ingat dengan situs WikiLeaks? Saya yakin Anda tidak akan pernah bisa melupakan situs yang pernah menjadi buah bibir nyaris di seantero jagad tersebut. Sempat meredup, WikiLeaks merilis sebuah mesin pencari layaknya Google namun difungsikan lebih sebagai media pencarian dokumen internal mereka.

Di bawah kepemimpinan Julian Assange, WikiLeaks dikenal sebagai situs yang kerap mengundang kontroversi dengan bocoran-bocoran dokumen rahasia. Akibatnya situs ini menuai tuntutan hukum kendati tak sedikit yang mendukung.

Portal mesin pencari memiliki desain tatap muka yang sederhana sama seperti Google, silahkan klik tautan ini untuk mengakses halaman tersebut. Terdapat sebuah kolom tempat pengunjung dapat mengetikkan kata kunci dan tombol berlabel Search sebagai eksekusi perintah.

wikileaks_1
Melalui halaman mesin pencari ini pengunjung dapat menggunakan kata kunci tertentu untuk menemukan dokumen yang dipublikasikan oleh WikiLeaks sejak pertama kali online. WikiLeaks juga menambahkan sebuah tool penyaringan guna memfokuskan pencarian pada term khusus yang bisa diakses di Advanced search.

 wikileaks_2
Di halaman ini WikiLeaks menawarkan berbagai kategori dokumen sebagai penyaring hasil pencarian.

Secara khusus WikiLeaks meminta pengunjung untuk menandai atau membagikan hasil pencarian melalui jejaring sosial Twitter dengan hashtag #WLMetaSearch.

Tak dapat dipungkiri bahwa WikiLeaks memiliki reputasi yang menakutkan bagi pemerintah negara tertentu akibat dari tindak tanduk pentolannya. Setelah berjalan beberapa tahun dan sampai hari ini WikiLeaks tetap berjalan,tentunya ini sebuah pencapaian yang tak mudah, mengingat banyaknya tekanan, tuntutan hukum dan pemblokiran pendanaan yang mereka alami.

About Bambang 356 Articles
about me is about this

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*