Laptop Bersistem Operasi Android

Laptop Bersistem Operasi Android

Siapa yang tidak kenal dengan Android? Salah satu sistem operasi yang banyak disematkan di ponsel-ponsel pintar dan saat ini paling banyak diminati oleh publik tersebut seperti hampir menjadi kebutuhan dari semua pengguna teknologi komunikasi. Berbagai aplikasi dan kelebihan ditawarkan, misalnya banyaknya situs jejaring sosial serta banyaknya game menarik secara tidak langsung menarik minat kita. Perkembangan dari Android itu sendiri sudah cukup pesat. Untuk versi yang terakhir ini yaitu Android Jelly Bean 4.2 setelah sebelumnya hadir Android Ice Cream Sandwich.

Laptop Bersistem Operasi Android

Mengoperasikan Android itu cukup mudah. Kita hanya perlu membeli atau menginstal aplikasi yang kita inginkan di Play Store. Setelah itu, aplikasi tersebut akan berjalan pada ponsel dan bisa beroperasi. Contohnya saja yang saat ini paling menyita public yaitu WeChat, WhatsApp serta BBM. Nah, sayangnya karena harga dari ponsel-ponsel yang menggunakan sistem operasi Android tersebut kebanyakan masih berharga di atas 1 juta, maka tidak sedikit orang juga berpikir dua kali ketika akan membelinya. Menuruti perkembangan teknologi yang tidak ada matinya, sementara keinginan dan kebutuhan kita juga tidak ada batasnya, maka dikhawatirkan ketika kita sudah membeli sebuah ponsel Android, tidak lama lagi akan hadir varian terbarunya yang lebih menarik. Oleh karena itu, bagi yang saat ini belum mempunyai ponsel Android maka terdapat satu cara agar kita bisa tetap menikmati fasilitas atau aplikasinya yaitu dengan menginstal Android di laptop.

Terdapat beberapa langkah yang bisa diikuti. Android berbasis Linux yang digunakan adalah Open Source sehingga kita tidak seperti hacker dan bisa bebas mengotak-atiknya.

  1. Pertama kali, kita harus mendowload aplikasi Oracle VM VirtualBox 2 dan Android x86 4.2 image .
  2. Setelah terunduh, maka instal pada laptop
  3. Buka VirtualBox dan pilih New. Pada type pilih Linux dan pada versi pilih Other Linux. Kemudian klik Next.
  4. Selanjutnya, pilih ukuran memori yang digunakan dan sesuaikan dengan keinginan. Namun perlu diketahui bahwa Android Jelly Bean minimum memori 512 Mb. Kemudian klik next
  5. Selanjutnya pilih VDI dan pilih fixed atau dynamically. Ini sesuai dengan keinginan. Minimum 1 GB diperlukan untuk instalasi.
  6. Muncul kotak dialog. Pilih Storage lalu Storage Tree, kemudian empty. Nah, pada bagian atribut, pilih sistem operasi Android 4.2 yang sudah didownload sebelumnya. Periksa CD/DVD, klik Ok.
  7. Kemudian, jalankan virtual Androidnya. Pada layar laptop, kita pilih install Android-x86 ke hard disk.
  8. Kemudian pilih Create/Modify Partitions
  9. Selanjutnya yaitu membuat partisi bootable primer baru. Klik Write jika sudah,
  10. Klik Quit.
  11. Instal Android di sda 1 dan pilih jenis ext3. Kemudian klik yes untuk menginstal grub.
  12. Terakhir, hapus Live ISO yang ada di VirtualBox dan reboot. Pada tahap ini kita bisa masuk ke boot ke Android Jelly Bean dan kita bisa mengotak-atik aplikasi sesuai keinginan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*