HALO 4, Game FPS Legendaris Tak Mati Dimakan Jaman

Setelah meraih kesuksesan 6 produk Halo frenchise sebelumnya, kini Halo hadir kembali di sekuel baru yang dibuat oleh 343 Industries. Masih tetap mempertahankan tradisi di sekuel sebelumnya, pada sekuel ini game Halo 4 masih eksklusif dan hanya disediakan bagi konsol keluaran Microsoft, Xbox 360.

Pada minggu awal rilis game ini, keuntungan yang didulang mencapai US$ 300juta, menjadikan Halo 4 sebagai game first-person shooter terlaris yang pernah ada. Rekor luar biasa yang diukir oleh franchise Halo.

 Halo 4

Deskripsi dan Konsep

Konsep yang diusung game Halo 4 masih sama seperti pendahulunya, menggunakan sistem first-person shooter dan ternyata memang tidak lepas dari imej game keluaran franchise Halo dari waktu ke waktu. Evolusi yang dilakukan oleh 343 Industries pun tidak terlalu banyak dan hanya sebatas alur cerita yang lebih dalam dan konflik dalam game yang harus diatasi Master Chief, tokoh protagonis utama dalam game ini.

Perubahan lain adalah bertambahnya senjata yang dapat digunakan beserta dengan kendaraan yang bisa dipakai dalam misi. Ras alien yang menjadi musuh utama dalam game Halo 4 ini pun bukan lagi menitikberatkan keberadaan Convenant. Kehadiran ras alien baru yang memiliki teknologi lebih mutakhir membuat game ini tetap menarik untuk disimak dan diikuti.

halo4

Gameplay

Masih bercerita tentang Master Chief sebagai tokoh protagonis yang dapat dimainkan di game Halo 4 ini, Spartan di bawah naungan UNSC (United Nation Space Command), gamer dapat memainkan variasi mode yang ditawarkan 343 Industries: Campaign (dengan kemungkinan multiplayer), Multiplayer, Spartan Ops,  dan Forge. Fitur terbaru dari Spartan Ops dihadirkan untuk menggantikan mode Firefight di sekuel sebelumnya.

Gameplay di game Halo 4 tidak terlalu berbeda dengan sekuel sebelumnya. Convenant yang menjadi musuh di episode sebelumnya kini digantikan perannya oleh Prometheans. Seperti generasi sebelumnya, terdapat 3 kelas berbeda dari Prometheans: Crawler, Knight, dan Watcher. Kelas yang paling mematikan adalah Knight, dengan kemampuan teleportasi di masa kritis membuat musuh satu ini sangat menjengkelkan gamer ketika sudah mulai sekarat.

Senjata yang digunakan musuh pun pada sekuel ini dapat digunakan seperti sebelumnya. Perbedaan mencolok adalah senjata tersebut masih bisa digunakan dan direload ketika dibutuhkan. Tidak seperti senjata Convenant yang harus dibuang ketika sudah kehabisan amunisi.

Hal ini tentu menjadi kabar gembira bagi gamer, karena kemudahan dalam menggunakan senjata yang berserakan di sepanjang game ketika musuh berhasil dibunuh. Berbagai jenis armor baru pun diperkenalkan, dan tidak ketinggalan vehicle yang ditemui di sekuel sebelumnya pun bisa dikendarai di sekuel terbaru game Halo 4 ini.

Level

Alur cerita dimulai dengan latar waktu 4 tahun setelah ending Halo 3. Cortana merasakan kehadiran energi yang dianggap mengancam kapal induk Forward unto Dawn. Master Chief kemudian kembali bertindak heroik dengan membuka jalan menuju perbatasan Convenant, untuk menemukan bahwa searmada penuh Convenant sedang menyerang planet Requiem.

Di sinilah protagonis game Halo 4 tersebut nanti terjebak oleh tarikan gravitasi planet Requiem dan berusaha menemukan jalan balik ke bumi. Cortana yang seiring waktu sudah mulai tua, mulai menunjukkan gejala awal Rampancy, kerusakan yang dialami tiap AI konstruksi UNSC setelah melewati masa pengabdian 7 tahun.

Petualangan Master Chief melawan ras alien baru Promethean yang dipimpin The Didact sembari berusaha kembali ke bumi untuk bertemu Dr. Halsey demi menyelamatkan Cortana dari kerusakan, adalah inti cerita dari game Halo 4 ini. Semua detil dalam alur cerita ini digodok dengan matang oleh 343 Industries dan sangat meninggalkan kesan yang cukup dalam bagi para fans game Halo.

Ada beberapa tingkat kesulitan yang ditawarkan untuk dimainkan. Mulai dari level Easy dan Normal, yang membutuhkan waktu hingga 8 jam untuk ditamatkan, hingga Hard ataupun Legendary bagi veteran berpengalaman di game frenchise Halo ini.

Brilian! Hanya satu kata tersebut yang pas untuk mendeskripsikan konklusi yang dapat ditarik setelah melakukan review mendalam pada game Halo 4 ini. Developer baru 343 Industries melakukan pekerjaannya dengan sangat baik dalam menuntaskan karya yang sebelumnya diasuh oleh Bungie.

Fans hardcore dari serial Halo benar-benar tidak boleh melewatkan sekuel yang satu ini. Grafis yang sangat sensasional, alur cerita yang dalam dan kuat, disertai dengan tambahan yang tidak melupakan tradisi Halo benar-benar sangat sesuai dengan harga US$ 50 yang dibanderol penerbitnya.

About Bambang 356 Articles
about me is about this

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*