Perlunya Penerapan Parental Control, dan Cara Mengaktifkan di Berbagai Platform

Facebook Anak

Smartphone dan tablet. Kedua hal ini kini paling banyak mngetahui data-data pribadi Anda, karena berbagai informasi tentang Anda tersimpan di dalamnya. Mulai dari informasi sepele seperti daftar kontak, hingga data penting seperti nomor kartu kredit, akun Paypal, dan beberapa informasi lain yang mungkin dicatat pada aplikasi kalender atau juga aplikasi notes.

Keadaan ini tentu saja memiliki berbagai efek susulan. Akibat pertama yang muncul dari fenomena ini adalah makin mudahnya kita untuk melakukan berbagai hal, karena semuanya telah terdapat pada perangkat elektronik kesayangan. Tidak perlu audio player, alarm, dan kalender terpisah, karena semuanya ntelah disematkan pada smartphone atau tablet. Tidak perlu console game, kalkulator, maupun recorder untuk melakukan hal-hal yang dapat dilakukan oleh tiap perangkat, karena smartophone kita juga dapat melakukannya.

Namun ada juga akibat negatif yang ditimbulkan, yaitu besarnya ketugian yang akan kita alami jika smartphone atau tablet kita berpindah tangan ke orang yang tidak bertanggung jawab. Masalah yang serupa akan timbul jika perangkat kita dipegang oleh anak kecil yang mungkin saudara atau anak kita sendiri. Bagaimana jika mereka melakukan proses pembayaran untuk game-game favorit mereka? Bagaimana jika mereka menggunakan kartu kredit kita dengan bebas?

Berikut ini adalah tips untuk mengaktifkan dan melakukan proses pengaturan parental control pada berbagai sistem operasi. Dengan mengaktifkan fitur ini, kmungkinan kerugian akibat penyalah gunaan perangkat dapat diminimalisir, meskipun tidak sepenuhnya aman. Pengawasan masih harus dilakuka untuk bebrapa aplikasi dan fitur yang tidak dapat dilindungi dengan sebuah sistem parental control.

Apple

Apple membuat sistem yang memungkinkan penggunanya untuk melakukan pembatasan pada iTunes dan perangkat iOS yang digunakan. Pada perangkat Anda, masuk ke menu Settings > General > Restrictions. Aktifkan Enable Restrictions-nya, dan kemudian Anda akan ditawari opsi untuk pengamanan menggunakan PIN.

Usahakan PIN ini jangan diketahui orang lain. Setelah proses konfirmasi, Anda juga dapat mengatur aplikasi apa saja yang akan dilindungi oleh sistem parental control ini. Mudah dan nyaman digunakan.

Google Play

Google Play juga menerapkan hal yang sama, yaitu penerapan PIN atau password untuk melakukan pembelian IAP. Cara untuk mengaktifkan/mematikannya pun cukup mudah. Jika perangkat Android Anda adalah perangkat yang mudah dipinjamkan ke orang lain, sebaiknya fitur ini tetap dibiarkan menyala. Memang sedikit merepotkan, namun ini adalah cara yang paling efektif untuk mencegah proses pembelian yang tidak diizinkan.

Kindle

Kindle Fire atau Kindle Fire HD selalu memiliki aplikasi FreeTime sebagai aplikasi bawaannya. Dengan menggunakan aplikasi ini, para orang tua dapat membuat akun untuk anak-anak mereka, yang membatasi berapa lama mereka dapat mengakses sebuah aplikasi.

Mungkin setengah jam untuk bermain, datu jam untuk membaca? Atau Anda mempunyai pemikiran lain? Dengan FreeTime, segala proses pengaturan ini dapat dilakukan dengan mudah. Pengisian password diperlukan untuk para orang tua agar kembali ke mode normal, meninggalkan mode FreeTime sebagai metode parental control yang paling efektif pada Kindle.

Nook

Meski tidak memiliki keterangan lengkap tentang bagaimana Nook membatasi akses, namun pembatasan ini pasti ada pada perangkat yang dikembangkan oleh Barnes & Noble ini. Fitur password dan pembatasan aplikasi disematkan pada Nook, disertai pembatasan spesifik tentang akses Nook Store dan web browser.

Windows 8

Ada beberapa aplikasi pihak ketiga yang dapat digunakan pada Windows Phone untuk mengaktifkan parental control pada perangkat kesayangan. Beberapa contoh yang ada adalah Pandora dan Kids Corner, yang dirasa mampu untuk melakukan proses filtering dengan baik.

Kebanyakan para orang tua memang menggunakan fitur password atau PIN untuk membatasi anak mereka agat tidak berlebihan dalam bermain dan menggunakan perangkat kesayangan. Hal ini dikarenakan penggunaan password atau PIN merupakan langkah yang paling efektif untuk menghindari akses tidak hanya dari anak-anak, melainkan juga orang-orang lain yang berniat iseng atau jahat.

Dari beberapa parental ontrol yang pernah ada, password masih dianggap sebagai metode paling bagus meskipun terkesan agak merepotkan untuk ukuran orang yang malas menerapkan password untuk berbagai aplikasi yang terdapat pada smartphone atau tablet mereka sendiri.

About Bambang 356 Articles
about me is about this

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*