Hater, Aplikasi Untuk Berbagi Apapun Hal Yang Anda Benci

Jejaring sosial pada saat ini dirasa hanya menampilkan sisi positif dari sikap manusia, di mana para penggunanya hanya diberi satu tombol untuk menanggapi sesuatu. Bagi para pengguna Facebook pasti kenal baik dengan tombol like. Namun tidak ada tombol hate default dari Facebook untuk menyatakan ketidak setujuan kita kepada sesuatu, bukan?

Untuk mengakomodir hal ini, seorang developer mengembangkan sebuah aplikasi yang memungkinkan para penggunanya untuk berbagi hal-hal yang tidak disukai. Pengguna bisa mengirim gambar dan perngguna yang lain bebas untuk mengklik tombol “hate” jika mereka juga tidak suka. Jake Banks, seorang pria yang menjadi otak di balik pembuatan aplikasi inovatif ini, mengatakan bahwa ia hanya membuat sebuah aplikasi dimana orang-orang dapat menjadi diri sendiri dengan adanya sebuah tombol tidak suka.

Jake menganggap situs jejaring sosial yang ada pada saat ini hanya mengangkat sisi positif dari hidup manusia dengan hanya mengadakan satu tombol like saja. Dengan demikian, para pengguna situs tersebut tidak dapat menyampaikan aspirasinya dengan mudah apabila berlawanan dengan perasaan mereka.

Fitur Aplikasi

Aplikasi jejaring sosial yang unik ini memberikan keleluasaan kepada para penggunanya untuk melakukan berbagai hal berikut pada perangkat iOS mereka:

  1. Membagi gambar ke follower-follower yang ada.
  2. Menyediakan timeline tentang apa-apa yang tidak disukai oleh orang-orang yang Anda follow.
  3. Berbagi “dislike” jika ada orang yang sama-sama tidak menyukai gambar tersebut
  4. Menulis komentar pada tiap foto yang dikehendaki.
  5. Share sebuah foto di aplikasi yang sama, atau diexport ke Twitter dan Facebook.
  6. Mendukung hashtag dan geotag.
  7. Push notification.

Cara menggunakan Aplikasi

Hater memang menyerupai Facebook, Instagram, dan Twitter yang dijadikan satu. Bagaimana tidak, pada aplikasi yang satu ini kita dapat mengunggah foto seperti layaknya instagram. Kita juga dapat menjelajaihi foto-foto yang diunggah oleh orang yang kita follow.

Tidak lupa juga fitur pencarian foto-foto favorit pada aplikasi ini. Satu fitur yang terdapat pada Hater, fitur hashtag, pasti mengingatkan Anda pada Twitter. Memang, aplikasi ini sepertinya menggunakan berbagai keunggulan dari beberapa media sosial popular yang telah ada.

Para pengguna aplikasi ini juga dapat melakukan proses share dan turut memberi satu suara hate jika sama-sama tidak menyukai foto tersebut. Menariknya, kita dapat berbagi komentar juga seperti halnya Facebook. Dengan demikian, orang-orang yang tidak menyukai hal yang sama dapat saling berinteraksi dan berbagi informasi, baik informasi positif maupun negatif.

Fitur Lain

Jake menciptakan aplikasi ini memang untuk menjadi diri sendiri, tanpa harus terpaksa melakukan proses like terhadap sesuatu yang sama-sama tidak disukai. Tapi ada kerancuan yang terjadi disini antara definisi hate itu sendiri.

Contohnya apabila ada seorang pengguna Hater mengunggah sebuah foto yang tidak menyenangkan, misalnya kehujanan. Jika ada seseorang yang mengklik tombol hate pada gambar tersebut, ada beberapa suara yang menyebutkan bahwa si pelaku hate tersebut sama-sama benci kehujanan. Namun ternyata ada juga yang menyebutkan bahwa tombol ini juga memberikan konotasi bahwa si pelaku hate tersebut ‘tidak suka’ pada pendapat yang menyebutkan bahwa kehujanan itu tidaklah menyenangkan.

Sedikit membingungkan memang, namun Jake sendiri menganggap aplikasi buatannya merupakan aplikasi jejaring sosial yang lebih mengerti pribadi manusia, dan tidak bertujuan menciptakan kerancuan makna.

Kesampingkan pendapat berbeda tentang makna yang terkandung dalam tombol hate tersebut, aplikasi ini cukup disukai oleh para pengguna iOS, dan tidak lama lagi aplikasi jejaring sosial yang satu ini akan menyapa pengguna Android.

Sebetulnya, ide Jake Banks ini bukanlah benar-benar baru. Sebelumnya ada fitur EnemyGraph pada Facebook, dimana pengguna Facebook dapat menyatakan permusuhan dengan pengguna Facebook lain, alih-alih menyatakan diri sebagai teman. Menggunakan aplikasi ini sepertinya memang menimbulkan rantai yang kurang menyenangkan kedepannya, maka dari itu EnemyGraph kurang begitu popular.

Lantas apa yang membuat Hater ini berbeda dari EnemyGraph? Sederhana, Jake berharap para pengguna Hater tidak menjadi pribadi yang terlalu negatif dengan adanya aplikasi jejaring sosial khusus hal yang tidak disukai ini. Jake ingin agar perasaan tidak suka ini hanya merupakan kebalikan dari perasaan suka, dan tidak ada sikap berlebihan yang menyertainya.

Download Hater

About Bambang 356 Articles
about me is about this

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*