Tips Optimasi Gambar pada WordPress

Tips Optimasi Gambar pada Wordpress

Gambar adalah salah satu elemen paling penting untuk sebuah website yang layak. Gambar menarik perhatian pengunjung, memjadikan konten lebih shareable dan memaksa pengguna uuntuk mengambil tindakan (seperti membeli produk Anda).

Tips Optimasi Gambar pada WordPress

Namun, menambahkan gambar beresolusi tinggi, atau gambar berukuran besar, bisa menyebabkan website menjadi lambat dan membawa pengalaman buruk bagi user Anda. Tidak ada alasan memberikan pengalaman buruk kepada pengguna dengan banyaknya tool diluar sana yang bisa membantu Anda mengkompress gambar tanpa kehilangan kualitas yang nampak dan bahkan otomatis melakukan proses tersebut untuk Anda.

Pada artikel ini saya akan memberikan Anda beberapa cara untuk mengoptimasi gambar-gambar untuk digunakan pada web dan lebih spesifik ke website WordPress.

Pilih format yang tepat

JPEG dan PNG adalah dua format file gambar yang palin gpopuler di web. JPEG adalah format terkompress umumnya digunakan untuk foto yang mengandung banyak warna, sedangkan PNG lebih baik untuk foto dengan teks, ilustrasi, logo, screenshot, dan gambar transparan. Format umum lainnya adalah GIF yang sangat baik untuk gambar dengan beberapa warna atau gambar dengan area besar warna yang sama. GIF umumnya digunakan untuk gambar animasi di website saat ini.

Kebanyakan software editing gambar memungkan Anda menyimpan file Anda dalam beberapa format berbeda. Memilih format yang tepat akan memastikan Anda gambar yang paling tajam yang dapat meningkatkan pengalaman user di web Anda.

Gunakan Ukuran dan Resolusi yang Tepat

Anda perlu berhati-hati ketika menambahkan gambar ke web Anda. Sebagai langkah terbaik Anda perlu menyimpan gambar pada ukuran lebar dan tnggi yang sama dengan ukuran yang akan tampil pada web dan dengan ukuran file yang paling kecil sebisa mungkin tanpa menghilangkan kualitasnya.

Kompress gambar sebelum upload

Ada banyak sekali tool diluar sana yang membantu Anda mengkompress gambar sebelum menguploadnya ke server Anda. Photoshop misalnya memiliki fitur berguna “Save for Web & Devices” yang memungkinkan Anda memilih format dan pengaturan kualitas Anda juga akan melihat ukuran file ketika Anda menerapkan setting tertentu. Tool manipulasi gambar lainnya seperti GIMP menawarkan opsi yang mirip.

Tool kompressi online juga tersedia , seperti Picresize, Kraken.io dan TinyPNG, dimana Anda bisa mengupload gambar resolusi tinggi, mengoptimasinya dan mendownload format yang terkompress untuk digunakan pada Web.

Kompress gambar setelah upload

Ada beberapa plugin yang bisa Anda gunakan untuk melakukan ini, dan salah satunya ialah WP Smush, yang membantu mengoptimasi format JPEG, PNG, atau GIF secara individu atauu banyak file menggunakan server. Tool ini menghilangkan metadata dan warna yang tidak digunakan dari file untuk mengurangi ukuran file. Dengan versi free Anda dibatasi untuk 1MB gambar dan dibawah, namun Anda bisa menghapus batasan tersebut dengan mengupgrade ke versi Pro yang memungkinkan hingga 5MB.

Plugin lain yang keren dengan fungsi mirip adalah EWWW Image Optimizer yang membantu mengkonversi gambar ke format yang menghasilkan ukuran file paling kecil.

Ada lagi lainnya yang tersedia di repositori WordPress, jadi silahkan Anda explore.

Tag gambar dengan benar

Terlepas dari urusan resize gambar, salah satu cara baik untuk menyediakan pengalaman baik ke website Anda yaitu dengan men-tag gambar dengan benar. Ini artinya selalu gunakan atribut “alt” apabila gambar tidak dapat dimuat atau untuk screen reader sehingga pengunjung akan mendapatkan deskripsi dari gambar. Ini juga membantu search engine untuk mengindex gambar lebih baik di web Anda dan dapat mengambil banyak traffic search.

Menambahkan caption dimana penting juga merupakan cara yang baik untuk membantu pengunjung memahami gambar lebih baik. Atur title tag yang benar, dan nama file membantu juga. Jadi, alih-alih menyimpan gambar dengan nama “EXJHJFH.JPG” , gunakan judul yang deskriptif dan namai dengan keyword yang relevan dengan topik Anda dan juga website Anda. Ini juga bagus dari sisi SEO.

Lazy Loading

Lazy Loading adalah sebuah teknik yang dimanfaatkan oleh banyak web demi menghemat bandwidth dengan hanya memuat gambar ketika user scroll ke bagian frame sebuah gambar. Gambar pertama akan dimuat segera, namun gambar lainnya menunggu hingga user berada dalam daerah sekeliling. Nemambahkan fitur ini ke website Anda akan menghemat badwidth untuk Anda dan user Anda serta meningkatkan kecepatan loading website Anda. BJ Lazy Load adalah plugin untuk menambahkan Lazy Loading ke website WordPress Anda.

Gunakan Content Delivery Network

Menggunakan Content Delivery Network (CDN) akan mengurangi load pada server secara besar dan meningkatkan performa website Anda. CDN sederhananya melayani sumber dari server terdekat ke lokasi user yang melakukan request. Sebagai contoh, jika pengunjung berasal dari Beijing meminta gambar, dan CDN yang Anda gunakan memiliki server di Seoul dan Sydney, maka gambar akan dilayani oleh server di Seoul.

MaxCDN adalah salah satu CDN paling populer yang dapat Anda coba, ada juga CDN lainnya seperti SloudFlare, CDN.Net, dan banyak lagi.

Kesimpulan

Mengoptimasi gambar untuk digunakan pada Web merupakan salah satu cara terbaik untuk meningkatkan waktu load halaman website dan pengalaman user secara keseluruhan.

Semoga bermanfaat !

About Bahtiar 749 Articles
Bahtiar adalah seorang blogger dan admin TeknoSpots . Dia merupakan salah satu kontributor terbaik di website Tekno Gadget yang menulis banyak artikel mengenai tips dan trik seputar teknologi informasi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*